Open Bidding Jabatan Sekda Nganjuk Dinilai Kurang Transparan 

- Rabu, 30 November 2022 | 13:22 WIB

Nganjuk, Jatim Hari Ini - Seleksi dan promosi jabatan publik secara terbuka (open bidding) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk tahu-tahu sudah ditutup. Beberapa pihak mengaku bahwa open bidding ini tidak transparan. Seperti yang diungkap Direktur Lembaga Kajian Hukum dan Perburuhan (LKHP) Indonesia, Dr. Wahju Prijo Djatmiko. Ia menjelaskan, pihaknya merasa terkejut saja apabila Open Bidding jabatan Sekda Nganjuk tersebut diinformasikan sudah ditutup masa pendaftaranya. Dimana ada dua pendaftar dalam open bidding jabatan Sekda Nganjuk. "Terus terang kami mempertanyakan wujud dari transparansi proses open bidding tersebut. Dimana pengumumanya dan dimulai kapan proses open bidding jabatan Sekda sampai proses pendaftaran ternyata sudah ditutup tersebut," ujar Wahju, Rabu(30/11/2022). Dikatakan Wahju, sebenarnya kalau Pemkab Nganjuk betul-betul transparan sejak awal pengumuman open bidding tersebut ditampilkan di media masa ataupun di website Pemkab Nganjuk. Namun sampai sekarang pihaknya belum melihat adanya pengumuman open bidding jabatan Sekda Nganjuk tersebut. Karena yang ada pengumumanya hanya Open Bidding untuk enam posisi jabatan tinggi Pratama setingkat Kepala OPD Pemkab Nganjuk saja. "Untuk itu, kami menunggu wujud transparansi dari proses open bidding dari jabatan Sekda Nganjuk tersebut. Jangan sampai ada ketidak jujuran dalam proses open bidding yang digembar-gemborkan transparan tetapi ternyata hanya diketahui sekelompok orang saja untuk memuluskan salah satu peserta open bidding Sekda Nganjuk," tandas Wahju.
-
Praktisi hukum yang punya nama lengkap Dr. Wahju Prijo Djatmiko, S.H.,M.Hum.,M.Sc. ini menyebutkan bahwa kemampuan manajerial dan bebas oligarki, merupakan syarat krusial bagi calon sekda. "Sekdabukan merupakan jabatan politis, akan tetapi merupakan jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah yang memiliki beberapa fungsi strategis. Sekda pada dasarnya, merupakan Kepala Staff Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kepala Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Koordinator Pelayanan Administratif yang membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan tugas jabatannya. Sebagai konsekuensi logis dari kedudukannya yang strategis, seorang sekda harus memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni. Semestinya calon tersebut telah mengikuti Diklat Kepemimpinan tingkat II (Diklat Pim II), yaitu proses penyelenggaraan belajar mengajar untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural eselon II yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya,” jelentrehnya. Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahyono kepada jatimhariini.co.id mengatakan open bidding jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk dipastikan dilakukan secara profesinal dan transparan. Menurutnya proses open bidding jabatan Sekda Nganjuk tersebut dilakukan seperti biasa, yakni dengan memenuhi indikator dan persyaratan yang telah ditentukan. "Karena sifatnya open maka semuanya bisa mengikuti seleksi jabatan Sekda Nganjuk. Artinya kesempatan mengikuti open bidding tidak hanya dari internal Pemkab Nganjuk tetapi bisa dari eksternal Nganjuk," kata Tatit Heru Tjahyono. Tatit juga menepis Isyu yang beredar kalau nantinya Sekda terpilih sudah dikondisikan sedemikian rupa. "Saya ikut mengawasi proses tersebut, kalau ada info tentang pengkondisian proses open biding Sekda sampaikan ke saya supaya bisa saya croscek,” tegasnya. Seperti diketahui, Pansel Sekda Nganjuk telah mengumumkan nama-nama calon sekda yang telah lolos seleksi administrasi, yang termuat dalam pengumuman No. 009/PANSEL/KAB.-NGK/2022 tanggal 28 November 2022 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Sekrestaris Daerah Nganjuk Tahun 2022. Dari beberapa nama yang lolos dari hasil seleksi administrasi tersebut, 5 calon disinyalir belum mengikuti Diklat Pim II dan hanya 2 calon yang sudah mengikutinya. Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana termaktub dalam huruf C, ayat (2) Pasal 107, mensyaratkan bahwa untuk diangkat dalam JPT pratama adalah memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan. Standar kompetensi jabatan yang dimaksud diantaranya adalah, memiliki sertifikat Diklat Pim II, yang menjadi bukti kompetensi yang dimiliki. Tanpa mempunyai sertifikat Diklat Pim II, kompetensi manajerial sekda terpilih sangat dipertanyakan atau diragukan. Dalam Diklat Pim II, Kompetensi yang dibangun adalah kompetensi kepemimpinan strategis yaitu kemampuan menetapkan strategi kebijakan instansinya dan memimpin keberhasilan implementasi strategi kebijakan tersebut. Kemampuan/kompetensi manajerial menjadi sangat utama untuk dimiliki bagi sekda, karena bila hanya bermodalkan sertifikat Diklat Pim III, maka hal tersebut dirasa kurang dan tidak proporsional. Secara substansi bagi daerah seperti Nganjuk, sekda harus mampu menjadi koordinator sekaligus motivator dalam memajukan pembangunan di Nganjuk. Seperti pemikiran bagaimana mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, mengelola tata ruang agar Nganjuk lebih nyaman, harmoni dan bersih. Seorang sekda harus memiliki kapasitas sebagai pemersatu berbagai stakeholder kepentingan yang ada di masyarakat dan senantiasa mampu mendorong kinerja ASN untuk lebih melayani masyarakat. “Oleh karena itu, Pansel Sekda Nganjuk yang anggotanya terdiri dari unsur birokrat, akademisi dan dari lembaga organisasi masyarakat harus bersifat profesional, independen, mengesampingkan KKN, akuntabel dan taat aturan hukum. Dengan demikian, dalam seleksi sekda kali ini dapat terpilih sekda yang kompeten, professional, berintegritas, tidak memiliki tendensi ke partai politik, bebas dari pengaruh oligarki, dan mampu mengerjakan tugasnya secara amanah sesuai sumpah jabatan, sebagaimana janji Plt. Bupati Nganjuk kepada masyarakat Nganjuk,” pungkas Dr. Wahju Prijo Djatmiko.(dhan/tej).

Editor: Redaksi Jatim Hari Ini

Tags

Terkini

X