Efektivitas Pemkot Surabaya Kuatkan Teknologi Digitalisasi Dalam Pelayanan Publik

- Kamis, 11 Mei 2023 | 12:23 WIB
Ilustrasi. (istimewa)
Ilustrasi. (istimewa)

Pemkot Surabaya kembali menorehkan prestasi. Kali ini terkait penerapan layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Penghargaan diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam ajang Digital Government Award di Jakarta, Senin (20/3/2023), disaksikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, sejumlah menteri, gubernur, dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Pemkot Surabaya menjadi yang terbaik dalam kategori penerapan layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), karena dinilai telah sukses menerapkan pemerintahan digital secara terintegrasi dan lebih maju.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Pemuda Tangguh 2023/2024, Berikut Jadwal Pendaftaran dan Syaratnya

“Kami menerapkan digitalisasi di segala lini, karena selain mempercepat pelayanan publik, juga membuat semuanya menjadi transparan dan akuntabel, mengurangi signifikan potensi korupsi,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Eri mengatakan, saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap kecepatan dan kualitas pelayanan publik semakin tinggi.

Bahkan, pelayanan publik kerap dibandingkan dengan layanan sektor swasta seperti perbankan yang cepat dan efektif. Maka instansi pemerintah tidak boleh lagi berada di zona nyaman.

“Kuncinya hanya satu, yaitu digitalisasi. Dengan digitalisasi, layanan semakin cepat, semakin presisi karena jalurnya jelas. Tak ada lagi orang ketemu orang, tidak ada diskriminasi orang tertentu didahulukan dibanding yang lain, karena semua by digital. Itu sudah kita masifkan di Surabaya, di segala lini layanan,” ujar Eri Cahyadi.

Baca Juga: Transformasi Mall Pelayanan Publik Siola di Surabaya: Tantangan dan Peluang Untuk Meningkatkan Kepuasan Masyar

Di lingkungan Pemkot Surabaya, Cak Eri yang sebelumnya adalah birokrat telah dikenal dengan inovasi digitalnya.

Eri Cahyadi menjadi salah satu penggagas sistem pengadaan berbasis elektronik (e-procurement) dan penganggaran berbasis elektronik (e-budgeting) yang kemudian banyak direplikasi berbagai pemerintah daerah di Indonesia. (*)


*Penulis: Faradilla Dwi Anggraeni (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Editor: Fitroh Kurniadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cetak Eksportir Muda Melalui Gebrakan Sekolah Ekspor

Sabtu, 24 Desember 2022 | 14:13 WIB
X