Mengenal Virus Nipah yang Mewabah di India: Ini Penyebab, Penyebaran, Gejala dan Tanda-tandanya

- Selasa, 19 September 2023 | 14:46 WIB
Mikrografi Elektron Virus Nipah. (Web Centers for Disease Control and Prevention)
Mikrografi Elektron Virus Nipah. (Web Centers for Disease Control and Prevention)

Jatim Hari Ini - Virus Nipah (NiV) merupakan virus zoonosis, artinya dapat menyebar antara hewan dan manusia. Kelelawar buah, disebut juga rubah terbang, merupakan hewan reservoir NiV di alam.

Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention, virus Nipah juga diketahui menyebabkan penyakit pada babi dan manusia.

Infeksi NiV dikaitkan dengan ensefalitis (pembengkakan otak) dan dapat menyebabkan penyakit ringan hingga berat dan bahkan kematian.

Baca Juga: Limfoma Bisa Menyerang Siapa Saja, Cegah Sejak Dini dan Kenali Faktor Resiko Serta Gejalanya

Wabah ini terjadi hampir setiap tahun di beberapa wilayah Asia, terutama Bangladesh dan India.

Infeksi virus Nipah dapat dicegah dengan menghindari paparan terhadap babi dan kelelawar yang sakit di daerah yang terdapat virus tersebut, dan tidak meminum getah kurma mentah yang terkontaminasi oleh kelelawar yang terinfeksi.

Virus Nipah (NiV) dapat menyebar ke manusia dengan beberapa cara yaitu:

1. Mengkonsumsi produk makanan yang telah terkontaminasi oleh cairan tubuh hewan yang terinfeksi (seperti getah palem atau buah yang terkontaminasi oleh kelelawar yang terinfeksi.

2. Kontak dekat dengan orang yang terinfeksi NiV atau cairan tubuhnya (termasuk tetesan hidung atau saluran pernapasan, urin, atau darah).

Baca Juga: Tersiksa Saat Menstruasi? Ini Dia 3 Rempah Indonesia yang Bisa Bantu Redakan Nyeri Haid

Pada wabah NiV pertama yang diketahui, manusia mungkin tertular melalui kontak dekat dengan babi yang terinfeksi.

Strain NiV yang diidentifikasi dalam wabah tersebut tampaknya awalnya ditularkan dari kelelawar ke babi, kemudian menyebar ke populasi babi.

Kemudian orang-orang yang bekerja dekat dengan babi yang terinfeksi mulai jatuh sakit. Tidak ada penularan dari orang ke orang yang dilaporkan dalam wabah tersebut.

Namun, penyebaran NiV dari orang ke orang dilaporkan secara rutin di Bangladesh dan India. Hal ini paling sering terlihat pada keluarga dan perawat pasien yang terinfeksi NiV, dan di lingkungan layanan kesehatan.

Halaman:

Editor: Fitroh Kurniadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X