Kejaksaan Lumajang Bakal Sidangkan Kasus Tambang Ilegal Pekan Depan

- Selasa, 24 Januari 2023 | 22:34 WIB
Kasipidum Kejaksaan Negeri Lumajang, Mirzantio Erdinanda, SH, MH.
Kasipidum Kejaksaan Negeri Lumajang, Mirzantio Erdinanda, SH, MH.

 

Lumajang, Jatim Hari Ini - Kasus dugaan penambangan ilegal yang beroperasi di aliran sungai Rejali di Desa Bades, Kecamatan Pasirian perkaranya bakal disidangkan pekan depan.

Kasus yang menjerat AR, selaku pemilik tambang tersebut baru diserahkan ke Kejaksaan pada Rabu (18/1/2023) kemarin.

Kasi Pidum, Mirzantio Erdinanda, SH, MH, menyampaikan, pelaku dijerat Pasal 158 Undang Undang Pertambangan karena melakukan penambangan tanpa izin.

Sekalipun pelaku sudah mengantongi ijin menambang, tetapi ketika melakukan aktivitas pertambangan di luar titik koordinat dari izin yang dikeluarkan menteri pertambangan, otomatis masuk kategori tambang ilegal.

"Yang kita proses ini sebagai penanggung jawab dan sekaligus pemberi perintah melakukan penambangan di luar titik koordinat," ucap Mirzantio kepada jatimhariini.co.id, Selasa (24/1/2023).

Sejak bulan Juli 2022 hingga Januari 2023, ada 11 kasus  tambang pasir yang tengah ditanganinya. Yang kesemuanya beroperasi di sepanjang aliran sungai rejali.

Dari 11 perkara, 2 diantaranya sudah dinyatakan lengkap berkas perkaranya atau P21, dengan rincian 1 kasus diikuti penyerahan barang bukti atau tahap II atas inisial AR dan 1 kasus baru tahap I.

Kemudian, 4 perkara lainnya baru tahap melengkapi berkas sesuai petunjuk jaksa atau P19. Sementara sisanya masih berupa SPDP (Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan) dan belum ada perkembangan.

Halaman:

Editor: Fitroh Kurniadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Carok, Dua Warga Desa Tegalrandu Lumajang Kritis

Sabtu, 28 Januari 2023 | 11:34 WIB
X