Waspada Penyebaran TBC, SSR Yabhysa Ajak Kolaborasi Penanggulangan TBC di Kediri  

- Selasa, 24 Januari 2023 | 21:15 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro, saat memberikan pemaparan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro, saat memberikan pemaparan.

 

Kediri, Jatim Hari Ini – Istilah penyakit Tuberkulosis atau yang lebih kita kenal dengan penyakit TBC, di negara kita bukan merupakan merupakan suatu penyakit yang asing bagi kita semua, sehingga kita terkadang menganggap suatu penyakit yang biasa.

Padahal penyakit Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia. Dan bahkan menurut Global TB Report tahun 2021, Indonesia berada di peringkat ketiga di dunia dengan kasus TBC terbanyak.

Diperkirakan estimasi insidensi sebesar 824.000 kasus atau 301 per 100.000 penduduk. Lebih lanjut, data Kemenkes RI per November 2021 menunjukkan bahwa capaian cakupan penemuan kasus TBC sebesar 33% (target 85%), angka keberhasilan pengobatan sebesar 76% (target 90%).

Pada GTR 2020, dari jumlah kasus yang tercatat, hanya 67% dari total kasus yang ditemukan dan diobati dan sebanyak 33% pasien TBC yang belum diobati. 

Atas dasar tersebut, Sub-Sub Recipient (SSR) Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) Peduli TBC Kabupaten Kediri menggelar konferensi pers “Community Led Advocacy to District Legislatives and Executives to Ensure Mandatory Notification of TB Cases – DPPM | Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Kediri” di salah hotel di Jalan Dhoho Kota Kediri, Selasa (24/1/2023).

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut yaitu: Mendorong layanan pemerintah dan swasta untuk dapat memenuhi SPM melalui pertemuan dengan pihak legislatif dan eksekutif, melakukan kolaborasi antara pihak untuk membuat rilis media dan menyampaikannya kepada media dan meningkatkan kesadaran dan komitmen pemangku kepentingan terhadap kolaborasi upaya penanggulangan TBC di Kab/Kota.

 Adapun target yang akan dicapai dari kegiatan tersebut adalah sebagai berikut; Adanya identifikasi kasus TBC yang ternotifikasi di RS Swasta, terbentuknya rencana kerja bersama antara komunitas, RS Swasta untuk meningkatkan penemuan kasus dan pendampingan pasien, adanya dokumen rilis media terkait kolaborasi upaya penanggulangan TBC di Kab/Kota dan adanya laporan peliputan media massa terkait kolaborasi upaya penanggulangan TBC di Kab/Kota.

Menurut Sri Hartutik, Staf Program Yayasan Yabhysa Peduli TBC Kabupaten Kediri, mengatakan bahwa pihaknya bersama anggota komunitas dan relawan turun ke bawah, untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat dan keluarga penderita, jika penderita TBC itu bukan aib.

Halaman:

Editor: Fitroh Kurniadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X