• Minggu, 24 September 2023

BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan, Petani Nganjuk Gunakan LPG 3Kg untuk Genset Sawah hingga Langka di Pasaran

- Kamis, 8 Juni 2023 | 13:27 WIB
Petani di Nganjuk gunakan LPG 3Kg untuk mengairi sawah.
Petani di Nganjuk gunakan LPG 3Kg untuk mengairi sawah.

Nganjuk, Jatim Hari Ini - Berkaitan dengan peringatan BMKG, ada beberapa poin penting. Diantaranya adanya potensi kekeringan lahan pertanian dan kebakaran hutan.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui PUPR sudah membangun waduk di Nganjuk untuk antisipasi kekurangan air saat musim kemarau.

"Namun ternyata pembangunan waduk tersebut sekarang menyisakan masalah yakni belum terpenuhinya sebagian besar petani untuk mendapatkan aliran irigasi dari waduk semantok," ujar Pemerhati Lingkungan, Akub Zeta pada jatimhariini.co.id, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga: Menggali Kearifan Lokal Lewat Boyongan dan Sedekah Bumi di Kabupaten Nganjuk

Akub juga menjelaskan, dengan luas lahan kurang lebih 3200-an hektare, Pemkab Nganjuk sampai saat ini pun belum menemukan solusi atas masalah tersebut.

Lanjutnya, berbagai rencana pertemuan dialog yang digagas pemkab dengan perwakilan petani dan tokoh masyarakat dengan BBWS Brantas belum terwujud.

Karena, kata dia, para perwakilan petani memandang BBWS tdk memiliki kapasitas sebagai penentu kebijakan, di sisi lain masyarakat sudah menyerahkan permasalahan tersebut kepada Advokat yg tergabung dalam Tim Litigasi Semantok.

"Permasalahan Semantok hanya bisa diselesaikan lewat jalur hukum, karena posisi masyarakat dan pemerintah sejajar. Isu yang berkembang ada rencana gugatan kepada pemerintah terkait pembangunan waduk semantok ini," urai Hadi Waluyo yang juga ikut mengkritisi peristiwa tersebut.

Hadi menegaskan, di sisi lain, pembangunan Waduk Semantok telah memangkas sebagian area hutan di wilayah Kabupaten Nganjuk yang ini menambah potensi kekeringan di wilayah utara Nganjuk.

Baca Juga: Tak Kunjung Terealisasi, 3 Pemesan Perumahan di Nganjuk Polisikan Direktur Pengembangnya 

Menurutnya, Pemkab Nganjuk perlu merespon warning dari BMKG terkait perubahan iklim.

Persoalan lain yang saat ini sudah mulai muncul adalah kelangkaan gas LPG. Apa hubungannya gas LPG dengan perubahan iklim?

Ia menjelaskan, usut punya usut ternyata sudah berlangsung lama sebagian petani menggunakan gas LPG sebagai pengganti BBM untuk menyalakan genset.

Informasinya, petani bisa menghabiskan 3 tabung gas LPG Kg dalam sehari, tergantung luas lahan yang akan diairi.

Halaman:

Editor: Fitroh Kurniadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gebyar Nganjuk Berzakat Tahun 2023 Berjalan Lancar

Rabu, 20 September 2023 | 21:04 WIB
X